Kualitas Semen Beku Sapi Limousin pada Permukaan Nitrogen Cair dengan Jarak yang Berbeda Pasca Thawing
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andryansyah, R., Sumarsono, T., Hoesni, F., Rosadi, B., 2020. Kualitas Semen Beku Kambing Peranakan Etawah pada Permukaan Nitrogen Cair dengan Jarak yang Berbeda. Jurnal Nukleus Perternakan, 7(1), 1-5.
Bailey, J. L., Bilodeau., J. F., N, Cormier., 2000. Semen Cryopreservation in Domestic Animals: a Damaging and Capacitating Phenomenon. J Androl. 21, 1–7
Ball, P.J., Peters., A.R., 2004. Reproduction in Cattle.3rd ed. Blackwell Science, Inc.
Hamangkutama, G., J., Ihsan, M. N., Isnaini, N., 2015. Pengaruh Berbagai Metode Thawing Terhadap Kualitas Semen Beku Kambing Peranakan Etawa (PE). Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya
Hartono, M., 2019. Kualitas Semen Kambing Peranakan Boer. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 10(1), 52-58.
Hedah, Dj., 1993. Peranan Balai Inseminasi Buatan Singosari dalam Meningkatkan Mutu Sapi Madura Melalui Inseminasi Buatan. Proseding Pertemuan Ilmiah Hasil Penelitian dan Pengembangan Sapi Madura. Sub Balai Penelitian Ternak Grati. Proyek Pembangunan Peternakan Nasional, Malang.
Hoesni, F., Adisetiawan, R., Farizal, Firmansyah, 2024, Efek Penyimpanan Semen Beku Terhadap Kualitas Spermatozoa Sapi Simental Pada Suhu 5° C, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 24(1), 31-34
Hoesni, F., Adisetiawan, R., Farizal, 2025, Kualitas Semen Beku Sapi Bali pada Penyimpanan Suhu Kamar, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 25(1), 15-19
Ihsan, M. N. 2008. Upaya Peningkatan Konsentrasi Spermatozoa Hasil Pemisahan dengan Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll pada Sapi Friesian Holstein (FH). Disertasi. Program Pascasarjana Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang.
Ismaya, 2014. Bioteknologi Inseminasi Buatan pada Sapi dan Kerbau. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Rosadi, B., Sumarsono, T., Darmawan. 2015. Motilitas Spermatozoa Kerbau Lumpur pada Penyimpanan Semen Beku dalam Es. Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan, 18(2), 98-101.
Sholihati, N., Idi, R., Rasad, S. D., Rizal, M., Fitriati, M., 2008. Kualitas spermatozoa cauda epididimis sapi peranakan ongole (PO) dalam pengencer susu, tris dan sitrat kuning telur pada penyimpanan 4-50C. Animal Production, 10(1), 22–29.
Steel, R. G. D., J. H. Torrie., 1993. Prinsip dan Prosedur Statistika. Suatu Pendekatan Biometrik. PT Gramedia Pustaka Utama.
Sugeng, B., 1998. Sapi Potong. Penebar Swadaya. Jakarta.
Susilawati, 2013, Teknik Inseminasi Buatan. UB Press
Susilawati, 2005. Motilitas dan Proses Pembentukan Semen Segar menjadi Semen Beku. Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya.Malang.
Takeda, K., Uchiyama, K., Kinukawa, M., Tagami, T., Kaneda, M., Watanabe, S. 2015. Evaluation of Sperm DNA Damage in Bulls By TUNEL Assay as a Parameter of Semen Quality. J Reprod Dev, 61(3), 185–190.
Toelihere, M. R. 1985. Fisiologi Reproduksi Pada Ternak. Cetakan ke dua. Angkasa. Bandung.
Toelihere, M. R. 1993. Inseminasi Buatan Pada Ternak. Cetakan ke tiga. Angkasa.
Wakayama, T., Yanagimachi R. 1998. Development of Normal Mice from Oocytes Injected with Freeze-Dried Spermatozoa. Nat Biotechnol, 16(7), 639– 646.
Widiastuti, E. 2001. Kualitas Semen Beku Sapi FH dengan Penambahan Antioksidan Vitamin C dan E. Skripsi Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.
White, I. G., 1969. Mammalia Semen. In: E.S.E. Hafez (Ed.) Reproduction in farm animals. Lea and Febiger, Philadelpia.
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v26i1.6469
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
|



