Penentuan Skala Prioritas Pengembangan Potensi Mata Air untuk Irigasi Menggunakan Metode TOPSIS di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang

Ni Luh Putri Prabandari, Hari Siswoyo, Riyanto Haribowo

Abstract


The objective of this study was to determine the order of priority for the development of potential springs as a source of irrigation water using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method. This research was conducted in 11 locations of springs in Singosari District, Malang Regency. The spring potential assessment was carried out using 4 criteria consisting of water quantity, water quality, flow continuity, and irrigation area. The quantity of water at the research site is in the range of 8 liters/second – 45,180 liters/second. The water quality of the 11 springs is in the same class, namely C2-S1 with medium salinity hazards and low alkalinity hazards. There were 7 springs with annual flow and 4 springs with seasonal flow. The irrigated area in the study area ranged from 0.12 ha to 98 ha. The order of priority for the 3 highest springs to be developed based on the minimum discharge, namely Umbulan Spring, Sekaran Spring, and Pakisuceng Spring, while based on the maximum discharge, namely Umbulan Spring, Suko Spring, and Petung Wulung Spring.


Keywords


irrigation; priority scale; Singosari District; springs; TOPSIS method

Full Text:

PDF

References


Aditya, N. (2015). Pemilihan Lokasi Sumber Mata Air Untuk Pembangunan Jaringan Air Bersih Pedesaan. Seminar Nasional Teknik Sipil V, 321–329.

Badan Pusat Statistik. (2019). Kabupaten Malang Dalam Angka 2019. Malang: Kurnia Offshet.

Badan Standardisasi Nasional. (2008). Air dan Air Limbah – Bagian 58: Metoda Pengambilan Contoh Air Tanah. SNI 6989.58:2008. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang. (2020). Nama-Nama Sumber Air di UPTD SDA dan Irigasi Singosari.(tidak dipublikasikan).

Fitriana, A. N., Harliana, H., & Handaru, H. (2015). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Prestasi Akademik Siswa dengan Metode TOPSIS. Creative Information Technology Journal, 2(2), 153. Doi: 10.24076/citec.2015v2i2.45

Fristy, R., Hasugian, P. M., & Taufik, I. (2017). Sistem Pendukung Keputusan Menggunakan Metode TOPSIS Dalam Memilih Kepala Departemen Pada Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera II Medan. Journal Of Informatic Pelita Nusantara, Vol. 2(1), 6–13.

Hadi, I. S., Mulyono, A., & Marganingrum, D. (2013). Potensi Sumberdaya Air Kawasan Dataran Tinggi Dieng Bagi Pemanfaatan Air Irigasi. Prosiding Pemaparan Hasil Penelitian Puslit Geoteknologi – LIPI 2013, 365–371.

Hanson, B. R., Grattan, S. R., & Fulton, R. (2006). Agricultural Salinity and Drainage. In Water management Series. University Of California.

Irawan, B. (2018). Konversi Lahan Sawah di Jawa Barat: Kecenderungan dan Pengaruhnya terhadap Produksi Padi Sawah. Konversi Dan Fragmentasi Lahan Ancaman Terhadap Kemandirian Pangan, 125–148.

Kristina, T. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Dengan Menggunakan Metode TOPSIS Untuk Pemilihan Lokasi Pendirian Grosir Pulsa. Paradigma, 20(1), 8–12. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/paradigma/article/view/2908

Limbong, T., Muttaqin., Iskandar, A., Windarto P, A., Simarmata, J., Sulaiman K, O., Siregar, D., Nofriansyah, D., Napitupulu, D., & Wanto, A. (2020). Sistem Pendukung Keputusan: Metode & Implementasi. In Yayasan Kita Menulis.

Maria, R., Purwoarminta, A., & Lubis, R. F. (2018). Hidrokimia Mata Air Karst untuk Irigasi Studi Kasus Desa Ligarmukti, Kabupaten Bogor. Jurnal Irigasi, 13(1), 1. Doi: 10.31028/ji.v13.i1.1-10

Rahmawati, R., & Ratnaningdyah, C. (2015). Studi Kelayakan Kualitas Air Minum Delapan Mata Air. 3(1), 50–54.

Roszkowska, E. (2011). Multi-Criteria Decision Making Models by Applying the TOPSIS Method to Crisp and Interval Data. Dalam Trzaskalik, T. & Wachowicz, T. (Editors). Multiple Criteria Decision Making’10-11: 200-230. Katowice: University of Economic.

Said, M. F. N., & Sudarmadji. (2014). Kajian Ketersediaan dan Penggunaan Air dari Mata Air untuk Kebutuhan Domestik di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Jurnal Bumi Indonesia, 3(2), 1–10. http://lib.geo.ugm.ac.id/ojs/index.php/jbi/article/view/591

Siswoyo, H., Bisri, M., & Vanadani, P. (2019). Karakteristik Hidrokimia Mata Air Karst untuk Irigasi di Kabupaten Tuban. Jurnal IPTEK, 23(2), 93–100. Doi: 10.31284/j.iptek.2019.v23i2.546

Todd, D. K. & Mays, L. W. (2005). Groundwater Hydrology. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc.

Wahyuni, E. G., & Anggoro, A. T. (2017). Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Pegawai dengan Metode TOPSIS. Sains Teknologi Dan Industri, 14(2), 108–116. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/sitekin/article/view/3907/pdf

Wilcox, L. V. (1955). Classification and Use of Irrigation Waters.Washington D.C: United States Departement Of Agriculture.

Yulistyarini, T. (2011). Keragaman Vegetasi Dan Pengaruhnya Terhadap Laju Infiltrasi Di Daerah Resepan Mata Air Seruk, Desa Pesanggrahan -Batu. Berk. Panel . Hayati Edisi Khusus, 5, 39–43.




DOI: http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v21i3.1580

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ADRESS JOURNAL

JURNAL ILMIAH UNIVERSITAS BATANGHARI JAMBI (JIUBJ)
Published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Adress: Jl.Slamet Ryadi, Broni-Jambi, Kec.Telanaipura, Kodepos: 36122, email: jiubj.unbari@gmail.com, Phone: 0741-670700

Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.