Transkripsi Sastra Lisan Melayu Jambi sebagai Alternatif Bahan Ajar Sastra di Perguruan Tinggi
Abstract
The aim of the study was to transcribe Jambi Malay oral literature, especially literature in the form of prose (folklore). Jambi Malay oral literature transcription is a literary documentary research. This research is included in qualitative research with descriptive method. The data used in this study is oral literature in the form of prose (folklore). The source of data in this study is data obtained from research informants. The data was obtained through direct interviews with informants. . Interviews with informants were conducted using tapping and recording techniques. Based on the results of the analysis of the stories that have been transcribed, it was found that there are four types of stories, namely legends, fairy tales, witty stories, and myths.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aji, Y.N.W., Heri, S. & Maryaeni., 2017. Pengembangan Bahan Ajar Memerankan Drama Berbasis Legenda untuk Kelas VII SMP di Daerah Jawa. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 2 (9), 1168-1174.
Anisa, H., 2019. Teknologi dan Komunikasi Berupa E-book Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengembangan Bahan Ajar Bahasa dan Sastra. Jurnal Edukasi kultura. 6(1), 1-9.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, 2016, KBBI Daring, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, https://kbbi.kemdikbud.go.id/ diakses pada 28 Februari 2021
Danandjaja, J., 1984. Folklor Indonesia ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Jakarta: Graviti Press.
Djamaris, E., 1990. Menggali khazanah sastra melayu Klasik. Jakarta: Balai Pustaka.
Fajria, A. (2018). Persepsi Mahasiswa PBI terhadap Penerapan Pembelajaran Aktif Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif pada Mata Kuliah Drama, Prose, Poetry. Jurnal Lingua Applicata. 2(2), 91-110.
Hartoko, D. & Rahmanto, B., 1986. Pemandu dalam dunia sastra. Yogyakarta: Kanisius.
Hutomo, S. S., 1991. Mutiara yang terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan. Surabaya: HISKI-Komisariat Jawa Timur.
Kurniasih, I. & Berlin, S.. 2014. Panduan Membuat Bahan Ajar Buku Teks Pelajaran. Surabaya: Kata Pena.
Moleong, L. J. , 2007. Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Piscayanti, K.S, 2012. Pengembangan Model Pembelajaran Sastra Berbasis Karakter dan Lokalitas dalam Mata Kuliah Drama, Jurusan Bahasa InggrisUniversitas Pendidikan Ganesha Singaraja. Jurnal Pendidikan Indonesia. 1(2), 79-90.
Puspitasari, D., Yunita, F., & Muhammad, B. H., 2016. Pengembangan Buku Ajar Sastra Anak. Jurnal LPPM. 4(1), 26-33.
Ratna, N. K., 2011. Antropologi sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sibarani, R. 2012. Kearifan lokal: hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.
Taum, Y. Y., 2011. Studi sastra lisan: sejarah, teori, metode dan pendekatan disertai contoh penerapannya. Yogyakarta: Lamalera.
Teeuw, A., 1994. Indonesia antara kelisanan dan keberaksaraan. Jakarta: Pustaka Jaya.
Tomlinson, B., 2011. Materials Development in Language Teaching. UK: Cambridge University Press.
Zahroh, Hainuatus., 2017. Pengembangan Model Bahan Ajar Video Kreatif Terpimpin Edukatif (KTE) untuk Pembelajaran Menulis Karya Ilmiah Sederhana Peserta Didik Kelas IX SMP Mamba’unnur Bululawang. Jurnal Inovasi Pembelajaran. 3(1), 469-482. DOI: https://doi.org/10.22219/jinop.v3i1.4281
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1889
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
|



