Hubungan Riwayat Penyakit KEK, Pola Makan, dan Hiperemesis Gravidarum dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Puskesmas Dana Mulya Kecamatan Pulau Rimau Kabupaten Banyuasin Tahun 2021
Abstract
Health problems in pregnant women are indeed complex problems. In Indonesia in 2017, there were 44,460 pregnant women with obstetric complications and a maternal mortality rate of 91 people per 100,000 live births. One of the factors for the high maternal mortality rate is the presence of high-risk pregnancies, namely, pregnancies accompanied by diseases or conditions that can have an adverse impact on the mother or fetus. Objective: To determine the relationship between history of KEK, diet, and hyperemesis gravidarum with the incidence of chronic energy deficiency in pregnant women at the Dana Mulya Health Center, Pulau Rimau, Banyuasin Regency in 2021. The research design that will be used in this study is descriptive analytic with a cross sectional approach. This research was carried out at the Dana Mulya Health Center, Rimau Island District, Banyuasin Regency. The sample in this study amounted to 56 respondents. The results of the bivariate analysis of the history of KEK variable obtained p-value 0.000, dietary variables obtained p-value 0.000, hyperemesis gravidarum variable obtained p-value 0.003. This means that the hypothesis is accepted that there is a relationship between hyperemesis gravidarum, history of SEZ, diet and the incidence of CED in pregnant women at the Dana Mulya Health Center, Rimau Island District, Banyuasin Regency in 2021.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Arisman. 2014. Gizi Dalam Daur Kehidupan: Buku Ajar Ilmu Gizi. Jakarta: EGC.
Departemen Kesehatan RI. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Departemen Kesehatan RI. 2015. Gizi seimbang menuju hidup sehat bagi ibu hamil dan menyusui. Pedoman Petugas Puskesmas. Jakarta : Depkes.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2010. Jakarta: Departemen Kesehatan
Rukiyah, A. Y. Dan Yulianti, L. 2010. Ilmu kebidanan IV Patologi Kebidanan. Jakarta: Tim Trans Info Media.
Suseno, Tutu A, Masruroh H. 2009. Kamus Kebidanan. Yogyakarta: Citra Pustaka.
Arsy P, dkk, 2015. Survei Intervensi Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) di Kecamatan Jatinangor Tahun 2015. Diakses di 14 http://jurnal.unpad.ac.id/ pada tanggal 03 Mei 2021
Deuis, NH. dkk, 2013. Kebiasaan makan menjadi salah satu penyebab kekurangan Energi kronis (kek) pada ibu hamil di Poli Kebidanan RSI&A Lestari Cirendeu Tangerang Selatan.
Diakses di https://media.neliti.com/ pada tanggal 4 Mei 2021
Muhammad Z & Salahudin L, 2017. Peran Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Menanggulangi Kekurangan Energi Kronik (KEK) Di Kabupaten Gorontalo.
Diakses dihttps://media.neliti.com/ pada tanggal 20 April 2021.
Rahmaniar, AMB. 2011. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil di Tampa Padang Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. Universitas Hasanuddin Makassar. Jurnal ilmiah.Media gizi masyarakat Indonesia. 2(2).
Salmariantity. 2012. Faktor- faktor yang Berhubungan dengan Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2012. Skripsi, Jakarta: FK UI.
Wijayanti H. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan denganKekurangan energi kronik (KEK) pada ibu Hamil di Puskesmas Jetis II Bantul Yogyakarta.
Diakses di http://digilib.unisayogya.ac.id/ pada tanggal 20 April 2021.
Dinkes Profile DKI Jakarta. 2017. Profil Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
Retrieved 07 10, 2019, from https://dinkes.jakarta.go.id/wp-content/uploads/2018/09/profil-kes-dki-jakarta-tahun- 2017.pdf
Kemenkes RI. 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan.
Retrieved 07 10, 2019, from http://www.depkes.go.id/resources/download/info- publik/Renstra-2015.pdf
Kemenkes RI. 2017. Profile Kesehatan Indonesia.
Retrieved 07 10, 2019, from http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan- indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf
Krisnawati, Yanti, D.M., & Sulistianingsih, A. 2015. Faktor-faktor Terjadinya Anemia pada Ibu Primigravida di Wilayah Kerja Puskesmas. Skripsi, STIKE Pringsewu Lampung.
Manuaba, I. 2010. Ilmu Kesehatan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC.
Mardalena, I. 2017. Dasar-dasar Ilmu Gizi Dalam Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Mariana, D., Wulandari , D., & Padila. 2018. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas. Jurnal Keperawatan Silampari (JKS), 1(2), 108-121.
Prawirohardjo, S. 2014. Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT. Bina Pustaka.
Proverawati, A. 2015. Anemia dan Anemia Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Puji, A., Esse, S. S., Nadimin, & Fathiyatul, F. 2010. Hubungan Pengetahuan Ibu dan Pola Konsumsi dengan Kejadian Anemia Gizi pada Ibu hamil di Puskesmas Kassi-kassi. Jurnal Media Gizi Pangan, 50-54.
Riskesdas. 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI Tahun 2013.
Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%20 2013.pdf
Riskesdas. 2018. Kementerian Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Retrieved 07 10, 2019, from
http://www.depkes.go.id/resources/download/infoterkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf
Soebroto, I. 2010. Cara Mudah Mengatasi Problem Anemia. Yogyakarta: Bangkit.
DOI: http://dx.doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1843
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
|



